DJPb Catat Transfer ke Daerah Riau Turun, DBH Merosot 57,62 Persen
Selasa, 27-10-2026 - 09:54:27 WIB
Foto : Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Riau, Meirijal Nur
TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Belanja pemerintah pusat di Provinsi Riau tumbuh 37,17 persen hingga September 2026, terutama didorong lonjakan belanja modal. Namun, di saat yang sama, penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan 17,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Riau, Meirijal Nur, memaparkan perkembangan tersebut dalam konferensi pers APBN KiTA Regional Riau periode sampai dengan September 2026 di Kantor DJPb Riau, Senin (26/10/2026).


Berdasarkan data Kanwil DJPb Riau, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp7,06 triliun atau 72,48 persen dari pagu anggaran. Pertumbuhan belanja ini ditopang sejumlah komponen, terutama belanja modal yang meningkat signifikan.


Belanja modal terealisasi sebesar Rp924,99 miliar, tumbuh 228,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, belanja pegawai mencapai Rp4,08 triliun atau meningkat 36,26 persen, sedangkan belanja barang sebesar Rp2,05 triliun, tumbuh 10,90 persen.


Berbeda dengan ketiga komponen tersebut, belanja bantuan sosial justru turun 70,41 persen menjadi Rp7,20 miliar.


Peningkatan belanja pemerintah pusat, khususnya belanja modal, perlu diikuti pelaksanaan kegiatan yang efektif agar anggaran dapat memperkuat pelayanan publik, mendukung pembangunan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.


Di sisi lain, realisasi TKD hingga September 2026 mencapai Rp14,85 triliun atau 80,81 persen dari pagu. Meski penyalurannya telah mencapai lebih dari 80 persen, nilainya turun 17,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


"Penurunan tersebut terutama berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang terealisasi Rp2,40 triliun, turun 57,62 persen, serta Dana Desa sebesar Rp489,07 miliar yang mengalami kontraksi 59,95 persen," kata Meirijal Nur.


Sementara itu, beberapa komponen transfer masih mencatatkan pertumbuhan. Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) mencapai Rp8,35 triliun atau meningkat 4,66 persen. Dana Alokasi Khusus (DAK) juga tumbuh 19,56 persen menjadi Rp3,61 triliun.


Namun, realisasi DAK tersebut didominasi DAK Nonfisik yang mencapai Rp3,60 triliun. Adapun DAK Fisik baru tersalurkan Rp12,90 miliar atau turun 87,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


"Penurunan sejumlah komponen transfer menjadi perhatian karena TKD merupakan salah satu sumber pendanaan bagi pemerintah daerah untuk menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.


Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk memastikan persyaratan penyaluran terpenuhi, perencanaan anggaran semakin berkualitas, serta pelaksanaan program berjalan sesuai jadwal.


"Pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi dampak penyesuaian transfer terhadap kapasitas fiskal daerah agar layanan publik dan program prioritas pembangunan tetap berjalan optimal," tandasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • DJPb Catat Transfer ke Daerah Riau Turun, DBH Merosot 57,62 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    02 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    03 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    04 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    05 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    06 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    07 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    08 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    09 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    10 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    11 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    12 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    13 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    14 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    15 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    16 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    17 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    18 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    19 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    20 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    21 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
    22 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau