BI: Ekonomi Riau Tumbuh 4,89 Persen di Triwulan I 2026
Rabu, 29-07-2026 - 07:36:15 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau menyatakan pertumbuhan ekonomi Riau pada Triwulan I 2026 tetap terjaga di tengah berbagai tantangan. Ekonomi Riau tumbuh 4,89 persen (year on year/yoy) dengan inflasi yang tetap terkendali, didukung potensi sumber daya alam, bonus demografi, serta perkembangan transaksi digital yang terus meningkat.


Hal tersebut terungkap dalam acara kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Riau Triwulan I 2026 yang di gelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau di Aula Lancang Kuning BI, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan yang  dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D  yang membawahi bidang perekonomian dan pembangunan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tersebut sebagai upaya menyampaikan perkembangan kondisi ekonomi daerah kepada para pemangku kepentingan.


Dalam pemaparannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad menjelaskan  berbagai capaian serta tantangan perekonomian daerah. Ia menegaskan bahwa Riau masih menjadi salah satu daerah penopang utama perekonomian di Pulau Sumatera.


Menurut Panji, Riau memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari migas hingga pulp and paper. Namun, Riau dikatakan masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.


"Kita, Riau, salah satu pendukung ekonomi di Sumatera. Kita daerah yang kaya, tapi defisit pangan. Jadi bergantung pada beberapa daerah lain untuk pangan, dan saat daerah yang menjadi pemasok mengalami permasalahan, kita juga kesusahan, seperti saat terjadi bencana alam di provinsi tetangga," ujar Panji Achmad


Selain potensi sumber daya, Panji juga menyoroti bonus demografi yang dimiliki Provinsi Riau. Dengan posisi yang strategis, sekitar 70 persen penduduk Riau berada pada usia produktif sehingga menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Dari sisi stabilitas ekonomi, Panji menyampaikan bahwa laju inflasi di Provinsi Riau masih berada dalam rentang yang terkendali. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Riau pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar 4,89 persen secara year on year (yoy), meskipun sedikit melandai dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 4,9 persen.


"Dengan posisi strategis, 70 persen penduduk kita produktif. Dari sisi inflasi kita dalam rentang yang baik, sedangkan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,89 persen (yoy), meski masih melandai dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,9 persen," kata Panji.


Dalam kesempatan tersebut, Panji juga mengungkapkan bahwa transaksi tunai di Provinsi Riau masih menunjukkan tren yang kuat. Hal itu tercermin dari jumlah uang yang keluar dari brankas Bank Indonesia lebih besar dibandingkan uang yang kembali masuk.


Meski demikian, perkembangan transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Panji menjelaskan bahwa penggunaan QRIS terus meningkat, namun dari sisi nominal transaksi masih berada di bawah transaksi tunai karena adanya batas maksimal nilai transaksi.


"Transaksi tunai di Riau masih kuat. Artinya dari brankas lebih banyak keluar daripada masuk. Bukan berarti digital tidak berkembang, QRIS sangat berkembang pesat. Nilai transaksinya memang tidak sebesar tunai. QRIS maksimal Rp10 juta, sedangkan transaksi tunai bisa lebih besar," jelas Panji.


Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi perekonomian Provinsi Riau. Informasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait untuk menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi Riau. (rls/pri)




 
Berita Lainnya :
  • BI: Ekonomi Riau Tumbuh 4,89 Persen di Triwulan I 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    02 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    03 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    04 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    05 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    06 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    07 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    08 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    09 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    10 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    11 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
    12 Kelompok Masyarakat Alam Tani Bersama Kilang Pertamina Dumai Tanam 1000 bibit Kopi Robusta
    13 Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik
    14 Plt Gubri SF Hariyanto Dorong Kolaborasi Perusahaan untuk Penanggulangan Karhutla
    15 Apresiasi Prestasi Paskibraka Nasional Asal Inhil, BRK Syariah Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan
    16 Kebakaran Lahan Gambut Kerumutan Tembus 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjuang
    17 SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Riau
    18 Pertamina Patra Niaga Raih Predikat Bintang 5 dan Boyong Penghargaan di Ajang ISEA 2026
    19 Mubes Pertama Serikat Pekerja BRK Syariah Sukses, Siap Dukung Kemajuan Perusahaan
    20 Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Sampaikan Terima Kasih
    21 Cegah Karhutla Meluas, Prabowo Instruksikan Edukasi Masyarakat
    22 Pantau Dampak Karhutla, Data Kualitas Udara Kini Bisa Dipantau di Videotron Kediaman Gubernur Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau