Wujudkan Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Hulu Energi Pacu Pertumbuhan Portofolio Eksplorasi Lewat Kolaborasi Global dan Akuisisi Wilayah Kerja Baru
Sabtu, 25-07-2026 - 07:47:01 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, JAKARTA - Di tengah dinamika lanskap energi global yang semakin kompleks, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat langkah strategisnya dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Melalui pengembangan portofolio eksplorasi yang dilakukan secara konsisten dalam lima tahun terakhir, PHE berhasil memperluas wilayah operasi melalui akuisisi Wilayah Kerja (WK) baru serta pelaksanaan Joint Study (JS) bersama sejumlah mitra strategis, baik di dalam maupun luar negeri.


Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PHE untuk menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan energi nasional sekaligus mengantisipasi penurunan produksi alamiah (natural decline) pada wilayah kerja eksisting. Dengan memperluas area eksplorasi dan membuka peluang penemuan sumber daya baru, PHE terus memperkuat fondasi ketahanan energi Indonesia untuk jangka panjang.


Sebagai tahapan awal yang sangat menentukan dalam mengidentifikasi potensi sumber daya migas sekaligus membuka peluang pengembangan wilayah kerja baru, PHE secara aktif menjalin kolaborasi melalui kegiatan Joint Study bersama berbagai perusahaan energi kelas dunia. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi wadah berbagi keahlian dan teknologi, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mengeksplorasi potensi cekungan migas yang masih belum berkembang di Indonesia.


Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) hingga April 2026, PHE menjadi perusahaan dengan jumlah Joint Study terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 10 studi. Hingga Juli 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 12 Joint Study, terdiri atas 10 studi yang masih berjalan, satu studi telah selesai, dan satu studi lainnya tengah menunggu persetujuan pemerintah.


Joint Study tersebut dilaksanakan bersama sejumlah perusahaan energi internasional bereputasi tinggi, seperti Petronas, BP, ENI, KUFPEC, SK Earthon, PetroChina, POSCO, TPAO, Woodside, serta mitra strategis lainnya. Area studi mencakup berbagai wilayah prospektif dari Indonesia bagian barat hingga timur. Di tingkat regional, PHE juga memperluas kerja sama dengan Management Petroleum Malaysia (MPM) melalui skema Technical Evaluation Agreement (TEA) pada beberapa blok migas di Malaysia.


Seluruh kolaborasi tersebut menjadi sarana pertukaran pengetahuan, teknologi, dan kapabilitas teknis dalam mengidentifikasi play type baru yang berpotensi menjadi sumber cadangan migas masa depan. Kepercayaan yang diberikan para mitra global juga mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi PHE sebagai National Oil Company (NOC) yang mampu bersaing di tingkat internasional.


Selain memperkuat kolaborasi melalui Joint Study, PHE juga terus memperluas portofolio eksplorasinya. Sepanjang periode 2023–2026, PHE berhasil memperoleh delapan wilayah kerja eksplorasi baru di Indonesia, yaitu Bunga, Peri Mahakam, East Natuna, Melati, Binaiya, Lavender, Bobara, dan North Ketapang, serta satu wilayah kerja eksplorasi di Malaysia, yakni Blok SK-510.


Pada seluruh wilayah kerja tersebut, PHE berkomitmen menjalankan berbagai program eksplorasi sesuai komitmen kerja pasti, mulai dari studi geologi dan geofisika (G&G), akuisisi data seismik, hingga pemboran eksplorasi. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi hidrokarbon sekaligus mempercepat penemuan cadangan baru sebagai penopang produksi migas nasional di masa mendatang.


Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi, Asep Samsul Arifin, mengatakan bahwa strategi ekspansi yang dijalankan PHE merupakan bagian dari upaya membangun portofolio eksplorasi yang sehat dan berkelanjutan.


"Eksplorasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri hulu migas. Melalui perluasan wilayah kerja, penguatan kolaborasi dengan mitra global, serta penerapan teknologi eksplorasi yang semakin maju, kami terus membangun portofolio yang berkualitas untuk meningkatkan peluang penemuan sumber daya migas baru. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PHE dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional," ujar Asep.


Kinerja agresif PHE dalam memperluas area eksplorasi juga memperoleh pengakuan di tingkat global. Berdasarkan data S&P Global tahun 2026 untuk periode 2021–2025, PHE tercatat sebagai National Oil Company (NOC) dengan penambahan luas area eksplorasi baru terbesar di dunia, mencapai lebih dari 90.000 kilometer persegi. Capaian tersebut melampaui sejumlah perusahaan migas nasional dunia, seperti Petronas, PTTEP, ADNOC, maupun Sinopec.


Berbagai pencapaian tersebut menjadi kontribusi nyata PHE dalam mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya percepatan swasembada energi melalui penguatan kegiatan eksplorasi secara masif, peningkatan penemuan cadangan migas baru, serta penguatan kapasitas produksi nasional.


Ke depan, PHE akan terus memperluas portofolio wilayah kerja eksplorasi maupun produksi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Perusahaan juga berkomitmen mempercepat komersialisasi seluruh potensi eksplorasi, baik pada aset eksisting maupun blok-blok baru hasil ekspansi bisnis. Dengan mengedepankan keunggulan operasional, inovasi teknologi, dan prinsip keberlanjutan, PHE optimistis dapat terus berperan sebagai penggerak utama dalam mewujudkan kedaulatan energi Indonesia. (rls/pri)






 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Hulu Energi Pacu Pertumbuhan Portofolio Eksplorasi Lewat Kolaborasi Global dan Akuisisi Wilayah Kerja Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    02 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    03 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    04 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    05 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    06 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    07 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    08 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    09 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    10 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    11 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
    12 Kelompok Masyarakat Alam Tani Bersama Kilang Pertamina Dumai Tanam 1000 bibit Kopi Robusta
    13 Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik
    14 Plt Gubri SF Hariyanto Dorong Kolaborasi Perusahaan untuk Penanggulangan Karhutla
    15 Apresiasi Prestasi Paskibraka Nasional Asal Inhil, BRK Syariah Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan
    16 Kebakaran Lahan Gambut Kerumutan Tembus 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjuang
    17 SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Riau
    18 Pertamina Patra Niaga Raih Predikat Bintang 5 dan Boyong Penghargaan di Ajang ISEA 2026
    19 Mubes Pertama Serikat Pekerja BRK Syariah Sukses, Siap Dukung Kemajuan Perusahaan
    20 Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Sampaikan Terima Kasih
    21 Cegah Karhutla Meluas, Prabowo Instruksikan Edukasi Masyarakat
    22 Pantau Dampak Karhutla, Data Kualitas Udara Kini Bisa Dipantau di Videotron Kediaman Gubernur Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau