Tengah Isue Ancaman Pemanasan Global, Kopi Liberika Meranti Berpotensi Jadi Pemain Besar Pasar Kopi Dunia
Kamis, 21-05-2026 - 09:01:18 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, DUMAI —  Kopi Liberika Meranti diyakini akan menjadi pemain utama di pasar kopi domestik sekaligus internasional, seiring dengan meningkatnya ancaman pemanasan global yang mulai mengganggu produksi kopi dunia. Hal ini disampaikan Founder ErberCoffee Abdurrahman Farhumi di Dumai.


Ia menilai keunggulan liberika yang tahan terhadap suhu panas dan mampu tumbuh optimal di dataran rendah, menjadikannya komoditas kopi ini paling relevan di era perubahan iklim saat ini.


Lebih lanjut memurutnya, isu pemanasan global sudah mulai berdampak nyata terhadap produktivitas dua varietas kopi paling populer di dunia, yakni robusta dan arabika. Sementara liberika justru menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, sehingga menjadikannya pilihan paling ideal untuk dikembangkan secara masif ke depan.


“Prospeknya sangat cerah dan sangat baik,” ujar Abdurrahman saat sesi paparan materinya, di Kota Dumai, Riau, Rabu malam, 20 Mei 2026.


Adapun pasar ekspor Kopi Liberika Meranti, kata dia saat ini, sudah menjangkau negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina yang memiliki permintaan tinggi terhadap varietas kopi ini. Namun sangat disayangkan, jumlah produksi Kopi Liberika Meranti yang ada saat, ini masih belum mampu memenuhi kebutuhan ketiga negara tersebut secara optimal.


Kondisi ini justru menjadi peluang bagi para petani dan pelaku usaha kopi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, untuk segera meningkatkan kapasitas produksi liberika secara signifikan.


Menurut Abdurrahman, kesenjangan antara permintaan dan pasokan yang ada saat ini menunjukkan bahwa pasar sudah tersedia dan tinggal menunggu produksi yang lebih besar untuk dipenuhi.


Di dalam negeri, Kopi Liberika Meranti juga memiliki keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi oleh varietas kopi lainnya di dataran rendah Indonesia. Toleransi terhadap keasaman tanah gambut yang tinggi menjadikan liberika sangat cocok dikembangkan di wilayah-wilayah yang selama ini dianggap tidak ideal untuk pertanian kopi konvensional.


Selain itu, kata dia, pengembangan Kopi Liberika Meranti juga membawa manfaat ekologis yang signifikan bagi lingkungan sekitarnya. “Tanaman liberika berperan sebagai katalis ekonomi restoratif yang secara aktif mencegah degradasi lahan gambut—yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan paling serius di kabupaten itu,” tambahnya.


Selain itu, dampak ekonomi dari pengembangan liberika pun terbilang positif dan langsung dirasakan oleh masyarakat petani di sekitar kawasan gambut. Keberadaan liberika membuka lapangan kerja baru sekaligus memberikan sumber pendapatan berkelanjutan bagi komunitas lokal yang sebelumnya sangat bergantung pada komoditas lain. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Tengah Isue Ancaman Pemanasan Global, Kopi Liberika Meranti Berpotensi Jadi Pemain Besar Pasar Kopi Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Magang PHR Batch 9: Peluang Belajar, Berkarya, dan Berkontribusi
    02 Gali Potensi Pajak, Plt Gubri Serahkan Data Kendaraan Yang Masih Menunggak Pajak Di Kampar
    03 Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
    04 Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan
    05 PT Pegadaian Dinobatkan Sebagai Best Company to Work For in Asia Untuk Kedelapan Kalinya
    06 BRI Cabang Perawang Apresiasi Langkah APH Usut Dugaan Fraud Kredit di Koto Gasib dan Lubuk Dalam
    07 JPU KPK: Keterangan Saksi Mahkota Pertegas Dakwaan Korupsi Abdul Wahid
    08 SF Hariyanto Minta Wako Pekanbaru Data Galian C, Sangat Disayangkan Jika Tak Masuk PAD
    09 Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur
    10 Nokia dan Indosat Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
    11 Tahun Ajaran Baru, Rahn BRK Syariah Jadi Solusi Cepat Penuhi Biaya Pendidikan Anak
    12 DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026
    13 CISEM II Resmi Beroperasi, PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional
    14 Resmi Dilantik, Kepala BGN Nanik S. Deyang Ambil Langkah Moratorium Dapur Makan Gratis
    15
    16 BRK Syariah Perkokoh Fundamental Bisnis, RUPS Setujui Laporan Tahunan dan Penguatan Permodalan
    17 BPBD Siak Siagakan 67 Kampung Gambut Rawan Karhutla
    18 SheHacks Dukung Pertumbuhan UMKM Perempuan Lewat AI
    19 Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHR Berhasil Produksikan 903 BOPD dari Sumur Pungut di Bengkalis
    20 Hari Jadi ke-69 Riau, Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama
    21 PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras Dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
    22 Hasil Gotong Royong di Stadion Utama Riau, 1,2 Ton Sampah Dikumpulkan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau