Cara Mudah Mengubah Pola Makan Buruk ke Diet Sehat
Senin, 15-03-2021 - 10:14:18 WIB
Ilustrasi.
TERKAIT:
   
 

BULETINSATU.com -- Mulai menjalani diet baru tentu adalah hal sulit ketika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan atau hanya berusaha makan lebih sehat.

Ini karena Anda tidak hanya menghentikan satu kebiasaan makan tetapi juga membangun hal yang baru pada saat yang bersamaan.

Seorang psikolog klinis dan direktur eksekutif New York Behavioral Health yang berspesialisasi dalam penurunan berat badan, J Ryan Fuller mengatakan bahwa perlu beberapa tahap untuk bisa mengatasi kesulitan tersebut.

Menghentikan kebiasaan - terutama yang memicu brain reward, seperti saat Anda makan es krim - membutuhkan waktu dan upaya.

Berikut adalah strategi yang direkomendasikan oleh psikolog klinis spesialis penurunan berat badan jika Anda ingin mengubah kebiasaan diet Anda dengan cara yang aman dan berkelanjutan.

Menghentikan kebiasaan pola makan buruk

"Saya menyarankan orang untuk tidak menyebutnya diet. Itu memunculkan semua jenis emosi dan ekspektasi negatif, seperti perampasan, aturan, catatan makanan, dll," kata Kimberly M. Daniels, yang berspesialisasi dalam masalah makan berlebihan dan berat badan, sebagaimana dilansir Insider.

Daniels menjelaskan bahwa dalam hal menghentikan kebiasaan buruk, ada baiknya memikirkan kebiasaan saat ini dalam kaitannya dengan perawatan diri.

Dia kemudian merekomendasikan untuk mencoba mengungkap mengapa Anda melakukan kebiasaan perawatan diri ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri.

Jika Anda makan es krim setiap malam, mengapa? Apa yang Anda hindari? Anda mengalihkan perhatian dari apa? Mengapa Anda merasa perlu menghibur diri sendiri dengan cara itu?

Setelah Anda memahami alasan Anda dengan lebih jelas, Anda dapat mulai mengatasi penyebab sebenarnya dari perilaku tersebut dan menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Misalnya, "jika Anda makan es krim setiap malam karena Anda kesepian, bagaimana Anda dapat meningkatkan hubungan sosial Anda?" kata Daniels.

Strategi untuk mengadopsi kebiasaan makan yang sehat

Saat mengembangkan kebiasaan makan yang lebih baik, kemunduran mental adalah bagian alami dari proses tersebut. Coba ikuti tiga nasihat berikut saat Anda mulai menangani kebiasaan baru:

1. Kelola ekspektasi Anda
"Saya sering menemukan bahwa orang merasa tidak layak untuk sesuatu yang lebih baik," kata Daniels.

"Banyak orang merasa buruk tentang diri mereka sendiri."

Jadi, saat Anda mengembangkan kebiasaan baik, penting bahwa itu tidak hanya baik secara alami tetapi juga membuat Anda merasa baik.

Untuk mencapainya, penting untuk mengatur ekspektasi Anda.

Misalnya, Daniels mengatakan bahwa kebahagiaan seringkali menjadi harapan bagi mereka yang menurunkan berat badan. Ketika kebahagiaan belum tentu terjadi, mereka menyerah.

Itulah mengapa bersikap realistis dengan diri sendiri tentang apa yang ingin Anda capai dengan menerapkan kebiasaan makan yang lebih sehat sangat penting.

Jika itu untuk menurunkan berat badan, tanyakan pada diri Anda mengapa ini penting bagi Anda, dan apa yang Anda harapkan dari penurunan berat badan?

"Sangat penting untuk membuat ekspektasi Anda realistis," kata Daniels.

2. Tetapkan tujuan yang realistis
Tetapkan tujuan yang realistis dalam hal menerapkan kebiasaan makan baru. Membebani diri Anda dengan terlalu banyak perubahan sekaligus bisa membuat Anda kewalahan.

"Saya selalu mengatakan lambat dan mantap memenangkan perlombaan. Diet tradisional tidak berhasil karena mereka meminta Anda melakukan 27 perubahan sekaligus. Itu tidak mungkin," kata Daniels.

Dia menyarankan memilih satu atau dua aspek sederhana dari diet Anda yang ingin Anda lakukan pada satu waktu dan jangan membuat perubahan lain sampai Anda menguranginya.

3. Fokus pada menambah makanan, bukan menguranginya.
Saat Anda mulai membuat perubahan itu, fokuslah pada menambahkan makanan sehat ke dalam diet Anda daripada memotong makanan yang tidak sehat, seperti gula atau karbohidrat.

Mengurangi makanan membuat Anda merasa kehilangan. Sedangkan menambahkan makanan memberi Anda rasa pencapaian. (CNI)



 
Berita Lainnya :
  • Cara Mudah Mengubah Pola Makan Buruk ke Diet Sehat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Magang PHR Batch 9: Peluang Belajar, Berkarya, dan Berkontribusi
    02 Gali Potensi Pajak, Plt Gubri Serahkan Data Kendaraan Yang Masih Menunggak Pajak Di Kampar
    03 Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
    04 Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan
    05 PT Pegadaian Dinobatkan Sebagai Best Company to Work For in Asia Untuk Kedelapan Kalinya
    06 BRI Cabang Perawang Apresiasi Langkah APH Usut Dugaan Fraud Kredit di Koto Gasib dan Lubuk Dalam
    07 JPU KPK: Keterangan Saksi Mahkota Pertegas Dakwaan Korupsi Abdul Wahid
    08 SF Hariyanto Minta Wako Pekanbaru Data Galian C, Sangat Disayangkan Jika Tak Masuk PAD
    09 Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur
    10 Nokia dan Indosat Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
    11 Tahun Ajaran Baru, Rahn BRK Syariah Jadi Solusi Cepat Penuhi Biaya Pendidikan Anak
    12 DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026
    13 CISEM II Resmi Beroperasi, PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional
    14 Resmi Dilantik, Kepala BGN Nanik S. Deyang Ambil Langkah Moratorium Dapur Makan Gratis
    15
    16 BRK Syariah Perkokoh Fundamental Bisnis, RUPS Setujui Laporan Tahunan dan Penguatan Permodalan
    17 BPBD Siak Siagakan 67 Kampung Gambut Rawan Karhutla
    18 SheHacks Dukung Pertumbuhan UMKM Perempuan Lewat AI
    19 Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHR Berhasil Produksikan 903 BOPD dari Sumur Pungut di Bengkalis
    20 Hari Jadi ke-69 Riau, Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama
    21 PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras Dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
    22 Hasil Gotong Royong di Stadion Utama Riau, 1,2 Ton Sampah Dikumpulkan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau