Odading, Kue Bandung yang Viral Gara-gara 'Iron Man'
Kamis, 17-09-2020 - 09:53:50 WIB
Odading sebenarnya bukan jenis kue yang baru dikenal. Sebaliknya kue ini bahkan memiliki banyak nama yang berbeda.
TERKAIT:
   
 

JAKARTA -- Kuliner odading tengah viral di media sosial lewat video review makan odading Mang Oleh dari seorang pria yang diketahui bernama Ade Londok yang menarik perhatian netizen. Video itu disukai, dikomentari, dan diretweet puluhan ribu pengguna Twitter. 

Karena viralnya, Ade Londok sendiri kini ditunjuk menjadi duta promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang kuliner di Jabar oleh Ridwan Kamil. 

Odading sebenarnya bukan jenis kue yang baru dikenal. Sebaliknya kue ini bahkan memiliki banyak nama yang berbeda. Selain odading, kue ini dikenal juga sebagai kue bolang-balik atau kue bantal. Teksturnya yang empuk dan tebal membuatnya disebut sebagai kue bantal.

Odading adalah olahan roti goreng yang padat, berserat dan bertekstur. Odading terkenal sebagai jajanan pinggir jalan khas Bandung. Rasa odading cenderung manis dan empuk sehingga sering dijadikan camilan saat menyeruput kopi dan teh.

Menelusuri berbagai sumber, nama odading berasal dari bahasa Belanda o dat ding atau oh yang itu.

Bahan untuk membuat odading antara lain tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan telur. Jika jenis roti lainnya bisa dipanggang atau dikukus, maka odading ini akan harus digoreng dalam minyak panas sampai mengembang dan matang.

Odading dibuat dengan mencampurkan sedikit baking soda dan ragi pada adonan. Campuran inilah yang menciptakan tekstur yang padat dan berserat. Berbeda dengan cakwe yang menggunakan baking soda dan ragi yang lebih banyak sehingga lebih lentur.

Dalam beberapa versi ada yang menambahkan wijen di atas roti dan ada yang tidak. Taburan biji wijen sendiri akan menambahkan tekstur dan aroma dalam odading.

Odading kerap dijual bersamaan dengan cakwe, donat, sampai kue kepang sama seperti yang dilakukan Mang Oleh. Dia menjual odading dan cakwe di Baranangsiang, Bandung.

Odading berbentuk persegi dengan ukuran panjang sekitar 5 cm. Cakwe umumnya mempunyai ukuran yang lebih panjang lebih dari 10 cm.

Perbedaan lain odading dan cakwe terdapat dari cara menyantapnya. Jika odading disantap dengan teh atau kopi, cakwe disantap dengan saus sambal. (CNI)



 
Berita Lainnya :
  • Odading, Kue Bandung yang Viral Gara-gara 'Iron Man'
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Magang PHR Batch 9: Peluang Belajar, Berkarya, dan Berkontribusi
    02 Gali Potensi Pajak, Plt Gubri Serahkan Data Kendaraan Yang Masih Menunggak Pajak Di Kampar
    03 Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
    04 Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan
    05 PT Pegadaian Dinobatkan Sebagai Best Company to Work For in Asia Untuk Kedelapan Kalinya
    06 BRI Cabang Perawang Apresiasi Langkah APH Usut Dugaan Fraud Kredit di Koto Gasib dan Lubuk Dalam
    07 JPU KPK: Keterangan Saksi Mahkota Pertegas Dakwaan Korupsi Abdul Wahid
    08 SF Hariyanto Minta Wako Pekanbaru Data Galian C, Sangat Disayangkan Jika Tak Masuk PAD
    09 Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur
    10 Nokia dan Indosat Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
    11 Tahun Ajaran Baru, Rahn BRK Syariah Jadi Solusi Cepat Penuhi Biaya Pendidikan Anak
    12 DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026
    13 CISEM II Resmi Beroperasi, PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional
    14 Resmi Dilantik, Kepala BGN Nanik S. Deyang Ambil Langkah Moratorium Dapur Makan Gratis
    15
    16 BRK Syariah Perkokoh Fundamental Bisnis, RUPS Setujui Laporan Tahunan dan Penguatan Permodalan
    17 BPBD Siak Siagakan 67 Kampung Gambut Rawan Karhutla
    18 SheHacks Dukung Pertumbuhan UMKM Perempuan Lewat AI
    19 Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHR Berhasil Produksikan 903 BOPD dari Sumur Pungut di Bengkalis
    20 Hari Jadi ke-69 Riau, Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama
    21 PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras Dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
    22 Hasil Gotong Royong di Stadion Utama Riau, 1,2 Ton Sampah Dikumpulkan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau