7 Penyakit yang Bisa 'Diredam' oleh Ganja
Minggu, 30-08-2020 - 18:59:57 WIB
Ilustrasi. Sebagai tanaman obat, sejumlah penelitian telah menemukan manfaat senyawa kanabidiol dalam ganja untuk meredam dan meringankan beberapa penyakit. (AFP)
TERKAIT:
   
 

JAKARTA -- Keputusan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menjadikan ganja sebagai tanaman obat di bawah binaan Direktorat Jenderal Holtikultura menarik perhatian masyarakat. Tak lama setelah disorot, mentan justru mencabut keputusan tersebut.

Selama masa pencabutan, mentan akan mengkajinya dengan berbagai lembaga terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Di luar kontroversi yang hadir, sejatinya ganja memang telah digunakan untuk keperluan medis di beberapa negara. Kandungan kanabidiol (CBD) yang ada di dalamnya dinilai memiliki sejumlah manfaat untuk membantu dan meringankan beberapa penyakit.

Kanabidiol merupakan senyawa kimia aktif dalam tanaman Cannabis sativa atau yang dikenal dengan ganja. Namun, kanabidiol tak menyebabkan euforia atau mabuk sebagaimana yang ditimbulkan tetrahydrocannabinol (THC). Senyawa ini dipercaya dapat mengatasi epilepsi dan beberapa kondisi medis lainnya.

Berikut sejumlah kondisi medis yang mungkin bisa diredam oleh senyawa kanabidiol dalam ganja, mengutip Web MD dan Harvard Health Publishing.

1. Epilepsi
Senyawa kanabidiol paling sering digunakan untuk mengatasi kejang akibat epilepsi. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan obat berbahan kanabidiol untuk mengobati kejang akibat epilepsi. Obat tersebut menjadi obat pertama yang disetujui FDA yang mengandung senyawa murni dari ganja.

2. Gangguan Bipolar
Ganja dikenal dapat memberikan efek menenangkan. Beberapa penelitian menemukan bahwa penggunaan ganja juga dapat bermanfaat bagi orang dengan gangguan bipolar melalui adanya perbaikan suasana hati.

3. Gangguan Kecemasan
Ganja memang dikenal dapat memicu efek menenangkan saat digunakan. Sejumlah peneliti dari Harvard Medical School mengungkapkan, ganja bisa membantu menenangkan kecemasan seseorang dengan catatan dosis yang tepat.

4. Alzheimer
Penelitian Scripss Research Institute juga pernah melaporkan senyawa kanabidiol ganja dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer yang menyerang otak.

5. Penyakit Saraf
Kandungan kanabidiol dalam ganja juga disebut mampu mengurangi gejala serta rasa sakit yang disebabkan multiple sclerosis atau penyakit yang menyerang saraf-saraf pusat, seperti saraf otak, sumsum tulang belakang dan saraf optik.

6. Fungsi Usus
THC dan kanabidiol, berdasarkan penelitian University of Nottingham, juga diyakini berinteraksi dengan sel-sel dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam fungsi usus dan respon imun.

7. Skizofrenia
Penelitian tentang penggunaan kanabidiol untuk gejala psikotik pada orang dengan skizofrenia masih kontroversi. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi kanabidiol empat kali sehari selama 4 minggu memperbaiki gejala psikotik dan mungkin sama efektifnya dengan obat antipsikotik.

Namun, penelitian awal lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi kanabidiol selama 14 tak memberikan efek apa pun pada orang dengan skizofrenia.

Kendati demikian, kemampuan kanabidiol dalam mengatasi penyakit-penyakit di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. (CNI)



 
Berita Lainnya :
  • 7 Penyakit yang Bisa 'Diredam' oleh Ganja
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    02 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    03 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    04 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    05 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    06 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    07 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    08 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    09 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    10 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    11 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    12 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    13 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    14 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    15 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    16 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    17 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    18 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    19 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    20 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    21 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
    22 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau