Tingkatkan Literasi dan Hindari Jerat Kredit Bermasalah, ACC Ajak Warga Pekanbaru Melek Finansial
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU – Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pembiayaan, baik kendaraan maupun multiguna saat ini menjadi tren sendiri sering dengan meningkatnya ekonomi masyakat di kota Pekanbaru.
Melihat tren tersebut, Astra Credit Companies (ACC) menegaskan pentingnya keseimbangan antara akses pembiayaan dan pemahaman finansial yang memadai.
Bagi ACC, penyaluran pembiayaan di Riau tidak semata urusan bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun literasi keuangan.
Tujuannya agar masyarakat mampu menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam mengelola komitmen kredit.
Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering ACC Pekanbaru yang digelar pada 7 April 2026 di KOI-KOI Resto.
Mengusung tema “Kenal Lebih Dekat Dengan Perusahaan Pembiayaan”, kegiatan ini melibatkan jurnalis sebagai mitra strategis untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Dalam forum tersebut, ACC memberikan pemahaman mulai dari cara memilih perusahaan pembiayaan terpercaya hingga langkah yang harus diambil saat menghadapi kendala pembayaran angsuran, guna meminimalkan risiko hukum.
Acara dibuka oleh Regional Retail AR Management Head ACC Sumbagut, Lerry Allen Christian.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jurnalis di Pekanbaru atas dukungan yang selama ini diberikan kepada ACC.
Menurutnya, media massa memegang peranan penting sebagai jembatan informasi yang akurat dan terpercaya, khususnya dalam menyampaikan literasi pembiayaan kepada masyarakat.
Selanjutnya, Regional Retail Operation Business Head ACC Sumbagut, William Andriady, memaparkan profil perusahaan beserta ragam produk yang dirancang untuk mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat Pekanbaru.
Sesi edukasi kemudian disampaikan oleh Assistant Vice President Legal Business, Mochamad Jeihansyach.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan perusahaan pembiayaan, jenis-jenisnya, hingga kiat memilih layanan pembiayaan yang aman dan sesuai kebutuhan.
Dalam kesempatan tersebut, Lerry juga menyoroti praktik yang masih kerap terjadi di masyarakat, seperti menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit serta meminjamkan data pribadi untuk pengajuan pembiayaan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit dan meminjamkan data pribadi untuk mengajukan pembiayaan karena merugikan dan memiliki konsekuensi hukum”, ujar Lerry.
Seperti diketahui ACC merupakan grup perusahaan pembiayaan yang berdiri sejak 1982 dengan berbagai layanan, mulai dari pembiayaan mobil baru dan bekas hingga pembiayaan multiguna melalui produk ACC Danaku.
"Jaringan ACC saat ini mencakup puluhan kantor cabang di seluruh Indonesia serta didukung layanan digital ACC ONE untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi pembiayaan," tukasnya. (rls/pri)
Komentar Anda :