Persiari Prihatin Ada Kementerian dan Lembaga Tak Beri Ruang Insan Radio Ikut Kompetisi Karya Jurnal
Sabtu, 14-10-2023 - 08:36:25 WIB
Foto : Ketua Umum Persiari, Suwiryo
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -- Persatuan Penyiar Radio Seluruh Indonesia (Persiari) menyatakan keprihatinannya atas penyelenggaraan sejumlah anugerah jurnalis yang diadakan oleh kementerian dan lembaga namun tidak menyertakan kriteria bagi radio. 

Hal itu menunjukan bahwa mereka mengabaikan peran radio yang selama ini justru ikut berkontribusi dalam pembangunan Nasional melalui siarannya. Hal itu disampaikan Ketua Umum Persiari, Suwiryo di Jakarta, Jumat (13/10).

Suwiryo mengatakan tak dapat dipungkiri peran radio saat ini semakin penting ketika disrupsi media semakin luas berkembang, Radio tetap memiliki peran penting untuk menyampaikan beragam informasi bagi masyarakat luas. Bahkan dalam berbagai kesempatan radio kerap memberikan ruang bagi kementerian atau pun lembaga untuk menyampaikan program sosialisai kepada masyarakat luas sehingga sangat disayangkan ketika anugerah jurnalis kepada media tidak menyertakan radio sebagai salah satu kriteria dalam kompetisi anugerah jurnalisnya.,

"Tentu sangat disayangkan ya jika mereka mengabaikan dan tidak membuka ruang bagi para penyiar atau jurnalis radio untuk ikut berkompetisi dalam anugerah jurnalis," kata Suwiryo. 

Beberapa kementerian dan lembaga baik pemerintah dan swasta secara rutin setiap tahun memberikan penghargaan kepada para jurnalis dalam bentuk ajang kompetisi jurnalis yang menampilkan karya karya para jurnalis, baik dari jurnalis cetak, online ataupun TV. Meski terdapat kementerian dan lembaga yang menyertakan kriteria bagi jurnalis radio tetapi saat ini masih ada kementerian dan lembaga yang tak menyertakan unsur radio. Padahal banyak sekali karya jurnalistik dari para jurnalis dan penyiar radio yang selama ini kerap disertakan dalam berbagai lomba, misalnya feature radio dan indept reporting dari para jurnalis radio.

"Kominfo dan Pertamina secara rutin kerap menyelenggarakan anugerah jurnalistik dan mereka juga memberi ruang kepada insan radio untuk menyertakan karya terbaiknya untuk dilombakan dalam ajang tersebut, termasuk Dewan Pers dan KPI," ujar Suwiryo.

"Saya tidak ingin menunjuk kementerian dan lembaga mana yang saya anggap masih mengabaikan peran radio dalam penyelenggaraan ajang jurnalistik ini," katanya.

Suwiryo juga mencontohkan radiolah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat dibawah, termasuk para nelayan, mereka bisa dimana saja mengakses beragam informasi dari radio yang bisa didengar dimanapun dan kapan pun. "Maka sangat disayangkan jika kementerian yang erat kaitannya dengan kehidupan nelayan justru tidak melihat peran strategis radio sebagai salah satu media yang juga berperan penting dalam menyajikan berita dan informasi kepada masyarakat luas," tambahnya.  

Seperti diketahui beberapa kementerian dan institusi pemerintah masih ada yang belum menyertakan kriteria bagi jurnalis radio dalam ajang karya jurnalistiknya. "Sebut saja Kementerian Kelautan dan Perikanan yang kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Sahabat BAHARI  2023 yang melombakan karya jurnalis cetak, media online dan tlevisi tanpa kriteria jurnalis radio. Selanjutnya Lomba Jurnalis Kasau Awards 2023 yang hanya melombakan karya dalam bentuk tulisan, foto dan video tanpa Radio," ungkap Suwiryo.

Ini tentu membuat kami sangat prihatin, ya. Padahal banyak jurnalis radio yang justru ikut meliput setiap kegiatan di institusi tersebut  dan tentu saja di kementerian, tapi ketika ajang jurnalis diselenggarakan, kami tak diberi ruang untuk ikut berkompetisi," pungkas Suwiryo.(rls/Pri)




 
Berita Lainnya :
  • Persiari Prihatin Ada Kementerian dan Lembaga Tak Beri Ruang Insan Radio Ikut Kompetisi Karya Jurnal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    02 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    03 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    04 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    05 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    06 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    07 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    08 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    09 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    10 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    11 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
    12 Kelompok Masyarakat Alam Tani Bersama Kilang Pertamina Dumai Tanam 1000 bibit Kopi Robusta
    13 Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik
    14 Plt Gubri SF Hariyanto Dorong Kolaborasi Perusahaan untuk Penanggulangan Karhutla
    15 Apresiasi Prestasi Paskibraka Nasional Asal Inhil, BRK Syariah Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan
    16 Kebakaran Lahan Gambut Kerumutan Tembus 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjuang
    17 SF Hariyanto Lantik Komisioner Komisi Informasi Riau
    18 Pertamina Patra Niaga Raih Predikat Bintang 5 dan Boyong Penghargaan di Ajang ISEA 2026
    19 Mubes Pertama Serikat Pekerja BRK Syariah Sukses, Siap Dukung Kemajuan Perusahaan
    20 Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Sampaikan Terima Kasih
    21 Cegah Karhutla Meluas, Prabowo Instruksikan Edukasi Masyarakat
    22 Pantau Dampak Karhutla, Data Kualitas Udara Kini Bisa Dipantau di Videotron Kediaman Gubernur Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau