PGN Bangun IPAL Sentra Tahu Jombang, Targetkan Tekan 77% Polusi Organik
Kamis, 18-09-2025 - 09:18:52 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JOMBANG - PT Pertamina Persero sebagai Holding Migas melalui Subholding Gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemda Kabupatan Jombang menjalin sinergi melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR) untuk melaksanakan program Community Development Kampung Pangan BERSINAR (Berwawasan Lingkungan, Higienis dan Tenar). Program ini ditujukan untuk mendorong Kabupaten Jombang sebagai pusat industri tahu yang ramah lingkungan. Lebih lanjut, Kampung Pangan BERSINAR juga digagas untuk membantu meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat.


Inisatif Kampung Pangan BERSINAR bermula dari persoalan limbah pabrik tahu di Kabupaten Jombang yang telah menjadi isu lingkungan serius selama bertahun-tahun. Terdapat 88 industri tahu yang belum memiliki sistem pengelolaan limbah, sehingga berdampak negatif pada kualitas air sungai, lahan pertanian dan kesehatan masyarakat sekitar.


Kegiatan program Kampung Pangan Bersinar akan dilakukan di berbagai titik. Pada aspek lingkungan bertajuk “Tangguh Jombang”, akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal untuk mengolah air limbah tahu dan dapat menampung kurang lebih dari 88 usaha tahu rumahan.


Dari 88 pabrik tahu yang beroperasi di Kecamatan Jogoroto setiap harinya membutuhkan pasokan kedelai mencapai 84 ton per hari. Dari proses produksi tersebut, dihasilkan limbah cair dengan volume sekitar 1.260 m³ atau setara 1.260.000 liter per hari, dengan kandungan Biological Oxygen Demand (BOD) mencapai 4.200 kilogram per hari. Melalui pengolahan dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, kadar BOD berhasil ditekan secara signifikan menjadi hanya 960 kilogram per hari, sehingga kualitas limbah yang dihasilkan lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan berkelanjutan.


“Sentra tahu jombang dipilih oleh KLH untuk dibantu, karena laporan dari DLH Jombang untuk mencari solusi pengelolaan limbah dan memperbaiki kualitas air Sungai Brantas. Hal ini juga untuk mengurangi gesekan horizontal dan pengelolaan konservasi air tanah,” ujar Tulus Laksono selaku Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air.


“Pabrik tahu di Jogoroto Jombang yang menyerap ribuan tenaga kerja dengan penghasilan diatas UMR, membawa tantangan besar dalam pengelolaan limbah produksi tahu yang mencemari sungai. Kami sangat berterimakasih atas kerjasama pembangunan IPAL Komunal antara KLH dan DLH Jombang dengan dukungan penuh dari Pertamina Grup melalui PGN,” ucap Bupati Jombang Warsubi.


“Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berkolaborasi dengan KLH dan Pemda Jombang untuk merumuskan solusi yang terpadu untuk mengatasi isu lingkungan yang ada. Usaha berbasis tahu merupakan produk unggulan masyarakat Jombang, dengan dukungan penguatan pada sisi lingkungan, sosial maupun ekonomi, diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi kualitas tahu khas daerah ini,” jelas Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama.


Kegiatan berwawasan lingkungan lainnya adalah pembangunan kolam fitoremediasi yang memanfaatkan air hasil olahan limbah tahu sebagai irigasi pertanian. Kegiatan berbasis wawasan lingkungan lainnya meliputi pengolahan eceng gondok menjadi pupuk, energy shifting dari kayu bakar menjadi menggunakan gas bumi dan pengumpulan minyak jelantah.


Kemudian pada aspek sosial bertema “Pesona Jombang”, kegiatan akan berfokus pada pembentukan Koperasi, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kesadaran akan keselamatan serta sanitasi.


Sedangkan dari pada aspek ekonomi “Tangkas Jombang”, kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pengembangan UMKM, pelatihan branding dan kemasan produk, fasilias sertifikat halal, PIRT dan izin usaha. “Kami juga ingin membantu perekonomian warga melalui literasi finansial, pelatihan UMKM dam pusat literasi lingkungan,” ujar Rachmat.


Peletakan batu pertama yang dilakukan pada Selasa (16/9/2025) menandai dimulainya program Kampung Pangan BERSINAR dan IPAL Komunal. Pendekatan yang dilakukan adalah Life Cycle Assessment (LCA), yaitu metode yang sistematis untuk mengevaluasi dampak lingkungan yang ada dan mengidentifikasi proses yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil optimal bagi masyarakat.


Secara keseluruhan, program Kampung Pangan BERSINAR bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, masyarakat semakin berdaya dan ekonomi lokal yang lebih tangguh. Tidak hanya menyelesaikan persoalan limbah secara teknis, tetapi memberikan manfaat yang menyeluruh bagi masyarakat.


“Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi langkah kongkrit untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan mengembangkan potensi lokal. Tak kalah penting, program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang harmonis antara PGN selaku Subholding Gas Pertamina dengan masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah,” tutup Rachmat. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • PGN Bangun IPAL Sentra Tahu Jombang, Targetkan Tekan 77% Polusi Organik
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    02 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    03 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    04 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    05 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    06 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    07 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    08 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    09 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    10 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    11 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    12 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    13 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    14 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    15 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    16 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    17 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    18 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    19 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    20 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    21 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
    22 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau