Pertamina Hulu Energi dan SKK Migas Perkuat Sinergi Dukung Transisi Energi
Rabu, 25-12-2024 - 08:29:11 WIB

TERKAIT:
   
 


BOJONEGORO -- Pertamina Hulu Energi (PHE), yang merupakan Subholding Upstream Pertamina, bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengadakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke wilayah kerja PT Pertamina EP Cepu Jambaran Tiung Biru (PEPC JTB) pada Senin, 23 Desember 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudy Satwiko, Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE Whisnu Bahriansyah, Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PEPC) Muhamad Arifin, dan General Manager Zona 12 Mefredi.

MWT ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional di Wilayah Kerja Blok Cepu serta Lapangan Gas Unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB), memastikan penerapan standar keselamatan kerja, pengawasan secara langsung oleh Manajemen terhadap performa dan kegiatan operasi di akhir tahun 2024 serta melihat kesiapan operasi tahun 2025, dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di sektor hulu migas. 

Kegiatan ini melibatkan kunjungan lapangan ke beberapa fasilitas utama, yakni Well Pad C Blok Cepu, JTB Plant, dan gas metering JTB. Kunjungan lapangan tersebut juga mencakup kegiatan HSE campaign, diskusi optimalisasi produksi lifting tahun 2024-2025, monitoring project serta Ask for help. 

Pengembangan proyek Lapangan Gas Unitisasi JTB merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). PSN yang dikembangkan oleh Pertamina EP Cepu ini berhasil lakukan pengaliran gas perdana atau Gas On Stream (GoS) pada September 2022. Lapangan ini memproduksikan gas dan kondensat dengan produksi rata-rata raw gas sebesar 315 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dengan volume penjualan terkontrak sebesar 187 MMSCFD dan potensi penambahan penjualan gas sebesar 5 MMSCFD.

Produksi gas dari Lapangan JTB akan dialirkan ke industri di Jawa Timur dan utamanya Jawa Tengah seiring pengembangan pembangunan pipa gas Cirebon Semarang (Cisem). Saat ini produksi gas yang sudah terserap sebesar 125 MMSCFD dengan buyer dari PLN, Petrokimia Gresik (PKG), dan Jargas Lamongan (PGN).

Lapangan Gas JTB, sebagai salah satu penyumbang produksi gas nasional, menjadi fokus utama dalam mendukung fase transisi energi ke energi bersih, dimana gas menjadi energi fosil paling bersih. Hal ini sejalan dengan target swasembada energi yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungan tersebut, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudy Satwiko memberikan apresiasi terhadap kesuksesan Proyek Lapangan Gas Unitisasi JTB. "Kita harus bangga bahwa proyek JTB Plant ini seratus persen Indonesia, karena  didesain serta dibangun oleh orang Indonesia selain juga menggunakan tenaga kerja dan vendor lokal. Proyek ini juga merupakan gas plant terbesar yang dioperasikan oleh perusahaan lokal," ujarnya.

Ke depannya, ungkap Rudy, JTB akan menjadi backbone gas di wilayah Jawa. Saat ini backbone suplai gas di Jawa hanya dari Gresik. "Jika tidak ada tambahan pasokan, maka wilayah Jakarta akan shortage gas pada tahun 2026. Dengan masuknya pipa gas Cisem, kontribusi JTB bisa mengatasi shortage ini." 

Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE Whisnu Bahriansyah menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para stakeholder yang sudah mendukung Subholding Upstream Pertamina dalam menjalankan bisnis operasinya. "Kunjungan hari ini menunjukkan bahwa perhatian SKK Migas kepada kami sangat tinggi, kami merasa dihormati karena dipilih oleh SKK sebagai tempat kegiatan akhir tahun," kata Whisnu.

Sebagai anak perusahaan PHE, PEPC JTB terus berkomitmen mempertahankan kinerja optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional. Pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara SKK Migas, PHE, dan PEPC JTB dalam mengelola sumber daya migas secara berkelanjutan, sekaligus mendukung visi besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi bagi Indonesia.

"Alhamdulillah, hari ini JTB sudah beroperasi penuh. Ketika pipa gas Cisem sudah beroperasi, harapannya suplai dari JTB plant bisa full capacity di angka 190 MMSCFD," ujar Direktur Utama PEPC Muhamad Arifin.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).  PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Social Responsible dan Good Governance. (rls/pri) 





 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Hulu Energi dan SKK Migas Perkuat Sinergi Dukung Transisi Energi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    02 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    03 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    04 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    05 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    06 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    07 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    08 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    09 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    10 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    11 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    12 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    13 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    14 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    15 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    16 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    17 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    18 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    19 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    20 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    21 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
    22 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau